Saturday, June 20, 2009

Keanekaragaman Hayati Versi 2

Persebaran Organisme

Persebaran organisme di muka bumi dipelajari dalam cabang biologi yang disebut biogeografi.
Menurut Alfred Russel Wallace, berdasarkan adanya persamaan fauna di daerah-daerah tertentu di bumi, maka dapat dibedakan 6 daerah biogeografi dunia, yaitu sebagai berikut :
Nearktik : Amerika Utara.
Palearktik : Asia sebelah utara Himalaya, Eropa dan Afrika, Gurun Sahara sebelah utara.
Neotropikal : Amerika Selatan bagian tengah.
Oriental : Asia, Himalaya, bagian selatan.
Ethiopia : Afrika
Australia : Australia dan pulau - pulau sekitarnya.


Persebaran Fauna di Indonesia

Menurut garis Wallace , persebaran fauna di Indonesia terbagi menjadi bagian barat (oriental) dan timur (Australia) yang masing-masing ditandai oleh fauna yang khas. Sementara itu, menurut garis Webber, diantara wilayah barat dan timur, atau antara Oriental dan Australia terdapat zona peralihan. Berikut adalah persebaran fauna berdasarkan wilayah persebarannya :
Wilayah Indonesia Barat (Oriental).
Berbagai jenis kera, gajah, harimau, tapir, badak, kerbau liar, babi hutan, serta rusa.
Wilayah Indonesia Timur (Australia).
Berbagai jenis burung misal :kasuari, nuri, parkit, cendrawasih dan merpati berjambul. Beberapa jenis hewan berkantong misal : kanguru wallabi dan kanguru pohon.
Wilayah zona peralihan (Oriental dan Australia).
Burung Hantu, bajing dan babi dan di Sulawesi terdapat hewan khas yaitu anoa dan di pulau Komodo terdapat komodo.


Persebaran Flora di Indonesia


Menurut Dr. Sampurno Kadarsan, ahli botani Indonesia, flora Indonesia termasuk dalam kawasan Malesiana. Berikut ini akan diuraikan penyebaran flora di Indonesia.
Daerah hutan hujan tropis
Terdapat di Kalimantan, Sumatera, Papua, Sulawesi dan sedikit di Jawa Barat. Ciri hutan lebat, heterogen dan lembab.
Daerah hutan musim
Terdapat di Pulau Jawa. Ciri hanya terdapat satu jenis tumbuhan (homogen), contohnya hutan jati.
Daerah sabana
Terdapat di Madura dan dataran tinggi Gayo (Nanggroe Aceh Darussalam). Ciri banyak ditemukan rumput yang diselingi semak atau rumpun pohon rendah.
Padang rumput (stepa)
Terdapat di Pulau Sumba, Sumbawa, Flores dan Timor. Cirinya padang rumput yang luas, musim kemarau yang panjang.


Manfaat Keanekaragaman Hayati


Keanekaragaman tumbuhan dan hewan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, diantaranya :
Sebagai sumber pangan
Contohnya : beras,singkong, ubi jalar dsb. Selain itu juga berasal dari hewan-hewan ternak seperti sapi, ayam, kambing dsb.
Sebagai sumber sandang dan papan
Contoh : Kapas, rami, yute, ulat sutera yang dibutuhkan untuk bahan pembuatan kain. Kayu jati, mahoni, lontar dibutuhkan sebagai bahan bangunan.
Sebagai sumber obat dan kosmetik
Contoh : laos,turi, temulawak, jahe dsb.Yang digunakan sebagai bahan obat-obatan. Penggunaan bunga-bungaan seperti cendana, melati, mawar, kemuning dsb digunakan sebagai bahan pembuatan kosmetik.


Hilangnya Keanekaragaman Hayati


Berkurangnya keanekaragaman hayati menunjukkan ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia dan kapasitas alam. Penyebab hilangnya keanekaragaman hayati antara lain sebagai berikut :
Fragmentasi dan hilangnya habitat.
Introduksi spesies.
Eksploitasi berlebihan pada spesies hewan dan tumbuhan.
Pencemaran tanah, air, dan udara.
Perubahan iklim global.
Industrialisasi kehutanan dan pertanian.


Konservasi Keanekaragaman Hayati


Pemanfaatan sumber daya hayati yang secara terus-terusan secara tidak seimbang dapat mengakibatkan hilangnya habitat, rusaknya ekosistem, dan menipisnya plasma nutfah. Hal ini dapat dicegah dengan cara :
Cagar budaya.
Pelestarian in situ.
Pelestarian ex situ.

Keanekaragaman Hayati Versi 1

Pendahuluan

........Semua makhluk hidup memiliki persamaan ciri yaitu bergerak, respon terhadap : rangsang,bernapas, tumbuh, memerlukan makanan dan berkembang biak.
Selain itu juga ada perbedaannya antara lain :
Bentuk tubuh, alat gerak, cara memperoleh makanan, cara berkembang biak dan tempat hidupnya.
Pada tumbuhan, ada yang berukuran tinggi (misal : rumput teki), bentuk daun bulat, panjang dsb.
3. Adanya perbedaan ini menunjukkan adanya keanekaragaman.


Tingkat Keanekaragaman

Keanekaragaman Tingkat Gen
Variasi susunan gen dalam suatu spesies.
Keanekaragaman gen dalam satu spesies = variasi disebut Varietas.
Misal :
Spesies Kucing = Kucing Anggora, Siam, Inggris
Tanaman = Warna bunga Krisan ada yang putih, kuning
Keanekaragaman gen dapat terjadi secara alami akibat perkawinan seksual, maupun secara buatan dengan proses budidaya manusia.
Misal : Persilangan anggrek untuk mendapatkan warna anggrek yang beraneka ragam.

Keanekaragaman Spesies (Jenis)
Kucing = Spesies Hewan
Bunga Krisan = Spesies Tumbuhan
Keduanya punya sifat yang jauh berbeda
Contoh :
Kucing dan monyet = perbedaan sifat sedikit.
Kucing dan anjing = beda sifat lebih sedikit.
Bunga krisan dan pohon kelapa = perbedaan sifat sedikit.
Bunga krisan dan melati = beda sifat lebih sedikit.
Perbedaan-perbedaan itu disebut sebagai keanekaragaman spesies.
Spesies adalah kumpulan makhluk hidup yang memiliki persamaan ciri umum dan dapat melakukan perkawinan dengan sesamanya serta menghasilkan keturunan yang subur (fertil).
Keanekaragaman spesies ditemukan dihalaman rumah, misal :
Ada rumput, pohon mangga, jeruk, bunga melati, burung gereja dsb.

Keanekaragaman Ekosistem
Makhluk hidup selalu berinteraksi antara makhluk hidup itu sendiri atau dengan faktor abiotik.
Kombinasi faktor lingkungan abiotik membentuk lingkungan yang beraneka ragam.
Interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan abiotik menunjukkan adanya keanekaragaman ekosistem.
Contoh :
Ekosistem terumbu karang
Ekosistem hutan
Kedua ekosistem memiliki jenis tumbuhan dan hewan yang berbeda.

Reported Speech versi 3

Reported Speech

3. REPORTED QUESTION (kalimat pertanyaan tidak langsung)

Kalimat tanya akan berubah menjadi kalimat berita
Bila kata kerja pembuka (introductory verb) adalah “say”, maka harus diubah menjadi:
ask= bertanya
inquire= minta keterangan
want to know/wonder= ingin tahu
Bila reported words berupa kalimat tanya jenis YES-NO Question (pertanyaan yang diaawali dengan TO BE (is,am, are, was, were dan yawabannya adalah YA/TIDAK) atau auxiliary verb (do, can, will etc), maka dalam bentuk laporan kita gunakan kata sambung “IF” atau “WHETHER” artinya (jika/apakah)


Example:

She asked me, “Do you really love me?”
Maka:
She asked me if I really loved her
She asked me whether I really loved her
Bila menggunakan bentuk WH-Question (bentuk pertanyaan yang membutuhkan jawaban informasi. Pertanyaan ini diawali kata-kata:how, where, why, when etc), maka dalam bentuk laporannya kita menggunakan “question word” atau kata tanya itu sendiri sebagai kata sambungnya.

Example:

1. He asked, “where does she live?”
Maka:
He asked me where she lived

2. She asked me, “How long have you been waiting for me?”
Maka:
She asked me how long I had been waiting for her

Reported Speech Versi 1 & 2

Reported Speech

Definition:

Kalimat reported speech/ indirect speech berasal dari direct speech
Reported speech ini merupakan pengucapan kembali apa yang telah dikatakan seseorang
Direct= langsung
Indirect= tidak langsung


Direct speech/ kalimat langsung

Yaitu kalimat yang menyatakan secara langsung ucapan si pembicara.
Kalimat ini terdiri dari dua bagian, yaitu:
Reporting verbs (kata kerja yang melaporkan)
Reported words (kata-kata yang dilaporkan/diucapkan)

Note: Kalimat langsung ini dapat diubah menjadi kalimat tidak langsung (indirect speech/reported speech)


REPORTED SPEECH

Direct speech bisa dirubah ke bentuk reported speech dengan bentuk: 1. Imperative/command (k. perintah)
2. Statement/ affirmative (kalimat berita)
3. Questions (kalimat pertanyaan)


Reported Imperative/ Command (kalimat perintah tidak langsung)

Reported speech dari “command” menggunakan introductory verb seperti told, ordered, asked, commanded yang kemudian diikuti TO INFINITIVE (V1)



2. REPORTED STATEMENT (kalimat berita tidak langsung)

Bilamana kita ingin melaporkan apa yang telah seseorang katakan, kita tidak perlu mengulanginya sama seperti apa yang dikatakan. Kita menggunakan kata kita sendiri.
Reporting verb yang digunakan seperti :tell, say, ask diikuti oleh “that clause”.
example: I will say that no body is late

Perubahan di dalam membuat Reported Speech

Perubahan Pronoun, possessive adjective, dan possessive pronoun
Perubahan tenses
Perubahan adverb (kata keterangan) dan yang lainnya

A. Perubahan Pronoun










B. PERUBAHAN TENSES










Tidak semua (Kalau present yang menunjukkan kejadian umum, kebiasaan sehari Hari maka tidak mengalami perubahan tenses).












Perubahan adverb


Macam macam Adjective versi 2

macam macam adj

Proper adj

Kata sifat yang menunjukkan bangsanya atau bahasanya.

English, dutch, javanese, chinese etc


Interrogative adj

Kata sifat yang digunakan untuk pertanyaan. (memakainya harus diikuti noun)

What book …?
Which car …?
Whose jacket …?
Which do you want?


Possessive adj

Kata sifat yang menunjukkan pemilik.
My, your, his, her, their, our, its


My book is new


Distributive adj

Kata sifat yang menunjukkan pada penyebaran suatu benda

Each (masing-masing)
Every (setiap)

Every student will receive a new book


Compound Adjectives

Bentuk kata sifat yang terdiri dari beberapa kata yang digabung menjadi satu.

Ada beberapa kaidah atau bentuk compound adjective yang sudah baku’
Dengan memakai Present Participle (Ving)
a good-looking girl
an English-speaking students

Dengan memakai Past Participle (V3)
a ready-made uniform
a broken-heart man

Dengan menambah akhiran –ed
blue-eyed
open-minded



Dengan infinitives
a never to be forgotten film
a to be continued film


Dengan menggunakan kata hubung and
life and death struggle
kick and rush game
black and blue mark

Thanks,.....

Macam macam Adjective versi 1

Macam Adj

Adj of quality

Yaitu kata sifat yang menunjukkan mutu/ kualitas keberadaan suatyu benda.
Kata sifat yang menunjukkan bentuk, potongan atau keadaan noun atau pronoun

Contoh

Good (baik), clever (pandai), small (kecil), fat (gemuk), poor (miskin), clean (bersih) etc

Good student = siswa yang baik


Adj of quantity

Yaitu kata sifat yang menunjukkan pada jumlah/ banyaknya benda.
Kata sifat yang menunjukkan jumlah barang yang tidak dapat dihitung:

Much, some, little, few etc

Some people will come here

(beberapa orang akan hadir di sini)


adj Numeral


Kata sifat yang menunjukkan jumlah tertentu atau tidak tertentu atau rangkaian atau urutan
1.Definite (menunjukkan jumlah tertentu)

cardinal (one, two, three etc)

ordinal (first, second, third etc)

2.Indefinite

all, some, many, few etc

demonstrative adj

Kata sifat yang menunjukkan lokasi atau petunjuk suatu benda

This (these), that (those), the same, such other

Another, a , an, such etc

This book is very good

(buku ini bagus sekali)




Adjective


Let’s Study Adjective



Definitions:
Adjectives describe nouns.
In grammar, we say that adjectives modify nouns. The word modify means “change a little”.
It gives a little different meaning to a noun
Example :
Good student, beautiful girl, handsome man etc

Adjective = Kata Sifat

Yaitu kata yang memberikan keterangan atau sifat-sifat pada benda
Digolongkan menjadi 8 macam
1.Adj of quality
2.Adj of quantity
3.Adj of numeral
4.Demonstrative adj
5.Proper adj
6.Interrogative adj
7.Possessive adj
8.Distributive adj




Dampak-dampak yang ditimbulkan angin kencang


Dampak-dampak yang ditimbulkan angin kencang

Gambar Dampak-dampak yang ditimbulkan angin puting beliung





Selain bermanfaat bagi masyarakat, angin juga dapat menimbulkan masalah. Angin yang sering menimbulkan kerusakan menurut kriteria kecepatan antara lain :

a. Angin Puting Beliung
Adalah angin yang berputar dalam waktu yang sangat singkat sekitar 3 sampai 5 menit, sering terjadi di darat dengan radius sekitar 5 – 10 km.
Angin puting beliung dapat membuat atap – atap rumah semi permanen berterbangan dan dapat membuat pohon tumbang. Agar terhindar dari terjangan angin puting beliung perlu di ambil langkah antisipatif berikut :

  • Menebang dahan – dahan dari pohon yang rimbun dan tinggi untuk mengurangi beban berat pada pohon tersebut.
  • Memperkuat atap rumah yang sudah rapuh
  • Cepat berlindung atau menjauh dari tempat kejadian, bila menetahui adanya indikasi akan terjadi puting beliung.









    • Angin Topan (Badai Tropis)

    b. Angin Topan (Badai Tropis)
    Angin Topan adalah angin yang berputar dengan skala yang lebih lama sekitar 3 – 7 hari, selalu terjadi di laut dengan daya rusak mencapai ribuan km, Indonesia termasuk negara yang tidak akan pernah dilintasi angin tersebut, namun demikian untuk wilayah yang dekat dengan angin topan akan merasakan dampak tidak langsungnya, antara lain:

    § Peningkatan kecepatan angin > 20 knots atau 37 km/jam

    § Gelombang tinggi > 2.5 m

    § Hujan lebat dan angin kencang pada radius 1000 km dari pusat badai